Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Filsafat dan Pemikiran Tokoh

Psikologi Islami Tentang Madzhab yang Tak Perlu Berdiri

Saya teringat, sedikit keresahan intelektual dari Prof. Kuntowijoyo. Tahun 2003 (sebelum beliau wafat), di prakata bukunya ‘ Islam sebagai ilmu ’. Intelektual sekaligus budayawan kita ini bercerita, bahwa sempat membaca makalah  kongres psikologi Islam, 10 0ktober 2003 di Solo milik isterinya. Lantas beliau menilai, bahwa dalam gerakan psikologi Islami ternyata masih tercium bau-bau ‘Islamisasi pengetahuan’. Menurut salah seorang temannya, ‘Islamisasi psikologi’ sama saja seperti ‘Islamisasi sepotong daging’, ibarat daging potongan sunat yang sudah tidak utuh lagi, lalu diberi label Islam [1] .             Memang sedikit lucu, sebuah gerakan intelektual yang konon bercita-cita ingin menjadi madzab ke 5 dalam konstelasi madzhab psikologi itu [2] , dipersamakan dengan sepotong daging, apalagi dia membawa nama yang tidak sembarangan, ‘Islam’ sesosok agama samawi yang sangat tersohor karena diimani 2 milyar orang se dunia. ...

Westminster School dan Kajian Ekonomi Politik Komunikasi

Di Inggris, kita kenal baik dengan Birmingham School sebagai gerakan awal dalam perkembangan pemikiran cultural studies , yang kini banyak dipakai sebagai perspektif dalam kajian media. Akan tetapi, dalam tradisi yang berbeda, akar kajian media di Inggris juga penting dilacak dari kemunculan Westminster School , yang punya peran penting bagi kajian komunikasi dan media dalam perspektif ekonomi politik. Westminster School berdiri pada awal 1970 an di bawah Departemen Media, Polytechnic of Central London (PCL, berubah nama menjadi Westminster University pada 1992). Pada tahun 1979, mereka menerbitkan jurnal Media, Culture and Society , yang kini sangat diperhitungkan di Eropa. Tokoh Westminster School yang punya pengaruh penting adalah Nicholas Garnham. Dalam melihat relasi antara media dan budaya, studi-studi di Inggris menunjukkan adanya ketertarikan dengan tradisi Marxis dan kajian sastra. Akan tetapi, Karakter utama yang membedakan perspektif Westminster School dengan kelompok...